Bomber Markas Polisi di Solo Ucapkan Syahadat Sebelum Ledakkan Diri


INDOSEJATI.com- Ledakan bom bunuh diri terjadi di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah hari Selasa (5/6) pukul 07.40 WIB. Peristiwa itu terjadi tepat di depan penjagaan pintu masuk atau ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) oleh seorang pelaku yang naik sepeda motor matik Next warna hijau bernopol AD 6136 HM.

Pengendara seorang laki-laki yang belum di ketahui identitasnya itu meninggal dunia dengan posisi terlentang di samping sepeda motor yang dikendarai. Saat kejadian, terdapat empat orang saksi yang berada di lokasi kejadian di antaranya; Dony Pratama (22) petugas pelayan kantin Polresta Solo warga Kuang RT 4 RW 6, Pucang Anom, Giritomtro, Wonogiri.

Kemudian tiga orang yang bertugas di SPKT Mapolresta Solo di antaranya Bripka Adi Wiharto, Aiptu M. Ichwan dan Brigadir Bambang Adi yang mengalami luka ringan akibat bom bunuh diri itu.

"Pelaku masuk naik sepeda motor Yamaha Next warna hijau bernopol AD 6136 HM sendirian lewat depan penjagaan saat akan serah terima piket. Pelaku langsung masuk mako dengan kencang," ungkap Kabid Humas Polda Jateng Kombes Alloysius Liliek Dharmanto, Selasa (5/6).

Liliek menyatakan jika sebelum meledakan bom bunuh dirinya, pelaku sempat meneriakan dua kalimat syahadat.

"Pelaku kemudian meneriakan ucapan syahadat menuju ke arah parkiran belakang dekat kantin dan belakang mobil identifikasi Polresta Solo. Kemudian dipanggil dikejar Bripka Bambang dan Bripka Adi Wiharto. Pelaku balik malah justru berbalik arah. Dengan sepeda motor tersebut mendekat Bripka Bambang dengan berkata aku mau cari polisi yang sambil tangan kanan masuk ke saku jaket langsung meledak di depan SPKT Polresta Surakarta.

Akibat kejadian bom bunuh diri tersebut, Liliek menerangkan selain pelaku bom bunuh diri tewas, Bripka Bambang Adi Cahyanto anggota Unit Provoost Polresta Solo mengalami luka-luka pada mata kanan dan kiri akibat serpihan bom.

"Selain itu pada badan bagian kanan Brigadir Bambang mengalami luka bakar dan saat ini masih dalam perawatan di Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit (RS) Pantiwaluyo Surakarta," pungkas Liliek.


Sumber:http://www.merdeka.com/peristiwa/bomber-di-mapolresta-solo-ucapkan-syahadat-sebelum-ledakkan-diri.html

Postingan terkait: