Karikatur Jokowi di MANILA TIMES Sindir Presiden Duterte yang Lemah Hadapi China


INDOSEJATI.com- Rapat terbatas Presiden Joko Widodo di Kapal Republik Indonesia (KRI) Imam Bonjol di Perairan Natuna, Kepulauan Riau, Kamis lalu, ditanggapi positif bukan hanya di dalam negeri saja, tapi hingga mancanegara.

Koran the Manila Times kemarin memuat gambar karikatur Presiden Jokowi yang ditampilkan sedang melawan Naga (China). Di kartun itu Jokowi digambarkan memakai baju besi membawa pedang dan tameng seperti prajurit zaman dahulu.

Jokowi yang terlihat galak terlihat sedang melompat sambil bersiap mengayunkan pedang ke arah seekor naga besar yang samakan dengan China. Sementara Presiden Filipina Rodrigo Duterte terlihat berada di belakang Jokowi dengan wajah sendu sambil membawa bendera putih tanda menyerah (pada China). Terlihat pula Presiden Duterte membawa jerigen (minyak) dan terdapat selembar kertas melayang didekatnya bertuliskan “Joint Exploration”.

Tindakan Jokowi menggelar rapat terbatas yang dihadiri sejumlah menteri, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepala Angkatan Laut, dipandang sebagai sikap tegas Indonesia dalam merespon klaim China di wilayah itu.

Beberapa waktu lalu kapal nelayan China sempat kedapatan sedang mencuri ikan di perairan Natuna. Pihak China beralasan daerah perairan itu masih menjadi wilayah China di Laut China Selatan.
“Sembilan titik garis yang selama ini diklaim Tingkok dan menandakan perbatasan maritimnya tidak memiliki dasar hukum internasional apa pun,” kata presiden di Natuna.

Sedangkan Presiden Duterte lima hari lalu justru meminta bantuan dukungan Amerika Serikat dalam sengketa dengan China di Laut China Selatan. “Apakah kalian bersama kami atau tidak?” tanya Duterte kepada Duta Besar Amerika untuk Filipina Philip Goldberg.


Sumber:merdeka.com

Postingan terkait: