Kudeta Militer Gagal, Turki Tahan 1.563 Tentara dan 5 Jenderal


INDOSEJATI- Sebanyak 1.563 tentara Turki ditahan setelah upaya kudeta militer. Dalam upaya kudeta yang berujung dengan kegagalan, para petinggi militer turki berhasil ditangkap.

Dikutip dari kantor berita Anadolu, Kementerian Dalam Negeri Turki mengatakan,  mencopot sejumlah personel militer, diantaranya terdapat 5 jenderal dan 29 tentara berpangkat kolonel.

Presiden Turki, Recep Tayyep Erdogan telah mengumumkan, bahwa sebuah faksi dalam militer Turki berusaha menggulingkan pemerintah. Tak lama setelah upaya kudeta dilancarkan, Erdogan meminta masyarakat Turki untuk turun ke jalan.

“Pergi ke pusat kota, mari kita beri mereka jawaban terbaik,” kata Erdogan.

Erdogan kemudian menuduh Fetullah Gulen telah memimpin sebuah organisasi teroris serta mencoba untuk menyusup dan menggulingkan pemerintahan yang dipilih secara demokratis. Gulen yang kini berada di Amerika Serikat diminta kembali untuk menjalani persidangan.

“Cukup sudah pengkhianatan yang telah Anda lakukan untuk bangsa ini,” kata Erdogan tanpa menyebut nama Gulen.

Sebelumnya, Militer yang dipimpin oleh Kolonel Muharrem Kose, disebut-sebut sebagai sosok dibalik upaya kudeta.

Kose adalah mantan petinggi militer Turki yang dipecat pada bulan Maret lalu karena dituding memiliki hubungan dengan tokoh anti-pemerintah yang saat ini berada di Amerika Serikat (AS), Fethullah Gulen.

Setelah dipecat, Kose kemudian mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian, yang disebutnya pemerintah sementara untuk memulihkan demokrasi dan hak asasi manusia di Turki. Namun langkahnya mulai dilucuti oleh pemerintah Turki.

Sementara, jumlah korban sipil yang tewas akibat aksi kudeta gagal bertambah menjadi 90 orang dan korban luka mencapai 1.154 orang. Di pihak militer turki pelaku kudeta, 104 tentara dinyatakan tewas.


Sumber: Detik.com

Postingan terkait: