Lawan Pencuri Ikan, Jokowi Kirim Nelayan Pantura Jawa Ke Laut Natuna


INDOSEJATI.com- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Perhubungan berintegrasi membangun potensi ekonomi di Natuna. Kepada Kementerian Kelautan, Presiden meminta agar nelayan tradisional Laut Utara Jawa diberikan izin tangkap ikan di Natuna.

"Kita semua juga meminta kepada Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) karena di Laut Utara Jawa banyak sekali nelayan tradisional yang punya kapal ikan di atas 30 gross weight tonnage (GWT) Di Jepara, Pantai Utara, supaya mereka diberikan izin tangkap di Natuna," ungkap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli saat memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (29/6).

Rizal menjelaskan, selama ini nelayan tradisional tidak diberikan izin menangkap ikan di Natuna. Yang ada malah diberikan izin kepada kapal berbedera asing.

"Atau kapal yang pura-pura berbendera Indonesia sebetulnya kapal asing," sambung Rizal.

Ditegaskannya, pemerintah tidak boleh kembali ke rezim lama, yaitu membebaskan kapal asing menangkap ikan dan mencuri. Kapasitas tangkap ikan oleh nelayan tradisional yang perlu ditingkatkan.

"Kita musti mempercepat pengembangan sektor perikanan di Kepulauan Natuna. Selama ini, kapasitas tangkap hanya 9 persen dari total potensi ikan tangkap di wilayah itu. Jadi ikannya banyak sekali, tapi kapasitas tangkap kita hanya 9 persen. Di masa lalu, kebanyakan kapal asing yang masuk dan nyolong di situ," tuntasnya.


Sumber:http://www.merdeka.com/peristiwa/lawan-pencuri-ikan-jokowi-kirim-nelayan-jawa-melaut-di-natuna.html

Postingan terkait: