Malaysia Tidak Akan Tinggal Diam dengan Tindakan China



INDOSEJATI- Menteri Pertahanan Malaysia Hishammuddin Hussein, segera bertemu Menteri Luar Negeri Australia pekan depan untuk membahas ekspansi militer China di Laut China Selatan.

Hishammuddin mengatakan pemerintahnya akan menanyai China tentang janji mereka untuk tidak menempatkan peralatan militer di wilayah sengketa. Pada September lalu, Presiden China Xi Jinping mengatakan tidak berencana menempatkan peralatan tempur di pos-pos di kepulauan Spratly.

“Jika laporan yang kami terima dari berbagai sumber mengenai penumpukan dan penempatan aset militer di Spratly benar, ini memaksa kami melawan China,” ujar Hishammuddin, yang dikutip Reuters.

Hishammuddin memastikan juga akan bertemu Vietnam dan Filipina jika laporan ekspansi militer China di Laut China Selatan benar terjadi. “Malaysia tidak bisa bertindak sendiri dalam menghentikan tindakan agresif. Kami membutuhkan dukungan dari negara-negara ASEAN lain, dan saya akan terus mencari dukungan,” ujar Hishammuddin. “Penting bagi kita untuk menjaga keseimbangan, dan mengekang tindakan negara adidaya, apakah itu China atau Amerika Serikat.”

China mengklaim sebagian besar wilayah di Laut China Selatan. Kawasan ini merupakan salah satu rute perdagangan paling sibuk dan menguntungkan di dunia.

Baru-baru ini, China dikabarkan segera membuka penerbangan sipil ke kawasan laut China Selatan. China juga sedang memperluas pembangunan infrastruktur di sejumlah pulau dan karang yang berada di kawasan yang saat ini diperebutkan Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Vietnam.

Sumber: Tempo.co

Postingan terkait: