KRI Bung Tomo Jaga Pertemuan Militer PBB-Israel-Libanon


INDOSEJATICOM - Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Bung Tomo-357  sempat turut mengamankan pertemuan tripartit antara perwakilan Tentara Rakyat Lebanon (LAF), Tentara Pertahanan Israel (IDF) dan Pasukan Sementara Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) di Lebanon (Unifil).

“Pertemuan itu berlangsung di Naqoura, Lebanon Selatan, sejak Selasa lalu,” ujar Kepala Dinas Penerangan Komando Armada Republik Indonesia Kawasan Timur Letnan Kolonel Laut (KH) Maman Sulaeman, di Surabaya.

Pertemuan itu untuk menyelesaikan sengketa antara Lebanon dan Israel.

Letnan Kolonel Laut (KH) Maman Sulaeman mengatakan,”Khususnya membahas segala sesuatu yang tertuang dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 1701, yaitu tentang penempatan tanda-tanda batas Lebanon-Israel, serta isu-isu penting lainnya demi terciptanya dan terjaganya kelangsungan perdamaian di Lebanon.”

Menurut Letkol Maman Sulaeman, keberhasilan pelaksanaan pertemuan tripartit sangat berpengaruh terhadap kelangsungan perdamaian di Lebanon. Oleh karena itu, pihak UNIFIL berupaya semaksimal mungkin untuk mengamankan pertemuan trilateral dengan mengerahkan unsur-unsur pengamanan di darat, laut dan udara, untuk mencegah pihak lain yang berniat menggagalkan pertemuan tersebut.

“KRI Bung Tomo-357 yang dikomandani oleh Kolonel Laut (P) Heri Triwibowo adalah unsur pengamanan laut yang bertugas mengamankan jalannya pertemuan tersebut,” ucap Letkol Maman.

Selama pelaksanaan pertemuan tripartit, KRI Bung Tomo melaksanakan pengamanan perairan perbatasan Lebanon – Israel bersama kapal perang Yunani dan kapal patroli angkatan laut Lebanon.

Maman Sulaeman menyatakan, penunjukan KRI Bung Tomo dalam rangka pengamanan sektor laut dan udara pada pertemuan tripartit di Lebanon kembali menegaskan kepercayaan MTF dan UNIFIL terhadap profesionalisme prajurit TNI Angkatan Laut dan kemampuan alutsistanya dalam menjamin dan menjaga perdamaian di Lebanon.

“Tentu saja ini merupakan prestasi yang akan mengangkat citra Kontingen Garuda, TNI dan bangsa Indonesia di mata dunia,” kata Letnan Kolonel Laut (KH) Maman Sulaeman.

Antara

Postingan terkait: