Nelayan Lihat Kapal Perang Israel Di Perairan Aceh. Hoax Atau Nyata?


INDOSEJATICOM - Konflik di kompleks Masjid Al Aqsa telah menjadi inspirasi penyebaran banyak berita palsu. Pekan lalu beredar video editan tentang malaikat di langit Palestina. Paling gres, berita tentang pengerahan tiga kapal perang Israel di perairan Aceh yang disebarkan sejak Minggu (30/7).

Kabar palsu itu tersebar dengan judul yang bombastis. Gawat, Nelayan Aceh Lihat 3 Kapal Perang Israel, TNI Langsung Kerahkan Kekuatan Penuh. Berita tersebut dilengkapi gambar tiga kapal perang yang sedang berlayar beriringan di tengah samudra.

Isi beritanya sangat singkat. Tapi, banyak kelemahan mendasar di dalamnya. Yang paling utama, tidak ada wawancara dengan saksi mata maupun pejabat pertahanan di Indonesia tentang kapal perang Israel di Aceh. Isinya hanya cerita tentang kemarahan Israel terhadap Indonesia yang sudah memuncak.
Penyebabnya, ratusan hacker Indonesia membobol ratusan situs pemerintahan Israel.

Agar lebih meyakinkan, penyebar hoax itu juga membuat narasi yang seolah-olah berasal dari siaran televisi Al Quds. Isinya wawancara dengan Menteri Keamanan Publik Israel Gilad Erdan. Dalam narasi itu, penyebar berita menulis bahwa Israel akan memberi Indonesia pelajaran karena selalu ikut campur dalam masalah negaranya.

Isi berita selanjutnya dibuat dengan sangat heroik. Nelayan yang melihat kapal perang Israel langsung menghubungi TNI-AL. Beberapa saat kemudian, tujuh pesawat tempur yang terdiri atas F-16 dan Sukhoi langsung melakukan pengejaran. Pengejaran itu juga dibantu empat kapal Indonesia sampai akhirnya kapal perang Israel menjauhi garis pantai perbatasan.

Kabar itu langsung dibantah TNI-AL. ”Itu hoax,” kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Gig Jonais Mozes Sipasulta kemarin. Gig enggan berkomentar banyak perihal hoax tersebut. Melalui akun media sosialnya, TNI-AL juga telah menegaskan bahwa informasi itu hoax.

Salah satu penyebar informasi tentang kapal perang Israel di perairan Aceh itu adalah sebuah situs yang menyerupai portal berita yang bernama Rakyat Sumatera. Ada juga sejumlah blog yang membuat berita palsu serupa. Sejumlah link tentang hoax itu lantas disebar sejumlah orang. Baik di halaman Facebook-nya maupun sejumlah fan page dan grup Facebook.

Berdasar penelusuran Jawa Pos, foto tiga kapal perang itu comotan dari sebuah situs berita Israel, Haaretz. Foto tersebut merupakan ilustrasi untuk tulisan jurnalis Haaretz Uri Misgav tentang pembaruan sistem keamanan laut pada 3 Februari 2014.

Gambar itu dicomot penjahat informasi dan disisipkan dalam berita palsu tentang kedatangan tiga kapal perang Israel. Parahnya, berita palsu itu sempat dilanjutkan, seolah-olah ada update informasi. Tidak tanggung-tanggung, pembuat informasi menyebutkan bahwa Israel membuat klarifikasi atas masuknya kapal perangnya ke perairan Indonesia. Katanya hanya salah paham karena sebenarnya kapal perang itu menuju pangkalan militer AS di Singapura. Ngeriii…

Sumber : Jawa Pos

Postingan terkait: